Pernyataan sikap FUI
Berikut kami sampaikan pernyataan sikap dari FUI terkait pernyataan adnan buyung nasution, anggota wantimpres yang malah secara emosional mengeluarkan pendapat yang emosional dan tidak bijaksana mengenai pelarangan Ahmadiyah. Sumber dari swaramuslim.com
FORUM UMAT ISLAM
Sekretariat: Gedung Menara Dakwah Lantai 3, Jl. Kramat Raya No. 45 Jakarta.
Telp. 021-8305848, 3909059, Fax. 021-8305848, 3103693
PERNYATAAN SIKAP
FORUM UMAT ISLAM (FUI)
TOLAK PENGHINAAN ADNAN BUYUNG NASUTION KEPADA ULAMA
Setelah melecehkan Forum Umat Islam (FUI) sebagai kelompok kecil bahkan dengan kata-kata segelintir masyarakat, Adnan Buyung Nasution, pembela utama gerombolan pemalsu agama Islam yang bernama Ahmadiyah, melakukan tindakan yang sangat menyakitkan umat Islam, yakni melakukan penghinaan kepada Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH. Ma’ruf Amin, di depan publik melalui wawancara yang disiarkan oleh Radio BBC pada hari Rabu, 7 Mei 2008 pukul. 18.00-18.30 WIB. Dalam siaran itu dengan kata-kata yang sangat kasar Buyung menyerang Kiyai Ma’ruf: ”Itu orang/manusia yang tidak punya harga diri atau rasa malu”.
Untuk itu, Forum Umat Islam (FUI) menyatakan:
- Menolak keras sikap kasar dan penghinaan Adnan Buyung Nasution kepada KH. Ma’ruf Amin sebagai ulama yang menjadi panutan umat Islam dan sebagai pejuang pemberantas kebatilan Ahmadiyah.
- Menuntut kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar segera mencopot Adnan Buyung Nasution dari jabatan anggota Wantimpres karena sangat tidak etis sebagai anggota Wantimpres bidang hukum menghina dengan kasar KH Ma’ruf Amin yang merupakan anggota Wantimpres bidang agama.
- Menuntut Adnan Buyung Nasution untuk meminta maaf atas pernyataan kasar tersebut secara terbuka di semua media massa nasional, baik cetak maupun elektronik selama 7 (tujuh) hari berturut-turut.
- Menyerukan kepada umat Islam, khususnya para ulama dan pengurus MUI agar mewaspadai gerak-gerik dan manuver Adnan Buyung Nasution dan kawan-kawannya yang merusak kehormatan para ulama.
Jakarta, 2 Jumadil Awwal 1429 H
8 Mei 2008
ATAS NAMA UMAT ISLAM INDONESIA
FORUM UMAT ISLAM
Ketua_________________________Sekretaris Jenderal
H. Mashadi____________________K.H. M. Al Khaththath
FORUM UMAT ISLAM :
Perguruan As Syafi’iyyah, Komite Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKSPPI), Nahdlatul Ulama (NU), Muhamadiyyah, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Syarikat Islam (SI), Dewan Masjid Indonesia (DMI), PERSIS, BKPRMI, Al Irsyad Al Islamiyyah, Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT), YPI Al Azhar, Front Pembela Islam (FPI), Front Perjuangan Islam Solo (FPIS), Majelis Tafsir Al Quran (MTA), Majelis Mujahidin Indonesia (MMI), Majelis Adz Zikra, MER-C, PP Daarut Tauhid, Forum Betawi Rempug (FBR), Tim Pembela Muslim (TPM), Muslimah Peduli Umat (MPU), Gerakan Persaudaraan Muslim Indonesia (GPMI), Korps Ulama Betawi, Forum Tokoh Peduli Syariah (FORTOPS), Taruna Muslim, Al Ittihadiyah, Hidayatullah, Al Washliyyah, KAHMI, PERTI, IKADI, Ittihad Mubalighin, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Koalisi Anti Utang, PPMI, PUI, JATMI, PII, BMOIWI, Wanita Islam, Missi Islam, Gema Pembebasan, Forum Silaturahim Antarpengajian (FORSAP)Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bintang Reformasi (PBR), Partai Nahdlatul Umat Indonesia (PNUI) dan organisasi-organisasi Islam lainnya.

Pengacara Adnan Buyung Nasution mengaku siap memasang badan menghadapi organisasi Islam pendukung pembubaran Jemaah Ahmadiyah. Anggota Wantimpres ini bahkan mengaku rela mati demi membela Ahmadiyah. Pernyataan Adnan ini disampaikan kepada wartawan usai mengikuti rapat tukar pendapat dengan pemerintah mengenai draf isi SKB Tiga Menteri tentang Jemaah Ahmadiyah, Selasa (6/5) kemarin di Kantor Sesneg, Jl Majapahit, Jakarta.
Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menilai pemerintah gamang dalam menghadapi aliran Ahmadiyah terkait dengan rencana penerbitan Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri yang terus ditunda-tunda.
Sementara itu, Majelis Syuro Tim Pengacara Muslim (TPM) yang terdiri dari sejumlah ulama, Selasa (6/5), menyampaikan pernyataan sikapnya terkait belum keluarnya Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai status Jamaah Ahmadiyah Indonesia (JAI) di Indonesia. Para ulama, tersebut adalah Ustad Abubakar Baasyir, Habib Riziq Sihab, KH Athian Ali M. Dai, KH Thoha Abdurrahman, Habib Husein Assegaf, dan KH Ahmad Sukina.
Menteri Kesehatan (Menkes) Siti Fadilah Supari menegaskan, tetap menuntut keadilan dan kesetaraan terkait mekanisme sistem virus sharing avian influenza (AI) yang dilakukan Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan dunia Barat.
Pesona Novel Ayat-ayat Cinta telah menjulangkan nama penulisnya, Habiburrahman el-Shirazy, ke posisi Tokoh Perubahan 2007 versi Republika. Seperti sastrawan dan budayawan Mesir Mahmud Abbas al-Aqqad, Thaha Husein dan lainnya, yang menjadi makelar zionis melalui gagasan multikultural dan multikeyakinan. Agen zionis, memang tidak pernah kehilangan cara untuk menemukan kaki tangan di bidang sastra dan budaya. Membaca novel Ayat-ayat Cinta menyisakan beragam kesan. Mungkinkah penulisnya dianggap figur yang tepat sebagai makelar zionisme melalui misi pluralisme agama?